niwarestaurant.com

niwarestaurant.com – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengecam serangan Iran terhadap Israel, seraya menyoroti kebutuhan serupa di Ukraina akan dukungan internasional untuk melawan serangan udara. Dalam pengutipannya, Zelensky menegaskan bahwa, seperti Israel, Ukraina juga membutuhkan bantuan sekutu untuk menghadapi ancaman dari langit.

Israel sebagai Model Kerjasama Pertahanan

Zelensky menyoroti bagaimana Israel berhasil menangkis serangan udara Iran dengan kerusakan yang minimal, berkat sistem pertahanan canggih yang mereka miliki dan bantuan dari sekutu internasional termasuk AS, Inggris, Prancis, dan Yordania. Presiden Ukraina berpendapat bahwa negaranya, yang tengah berjuang melawan serangan Rusia, juga layak mendapatkan bantuan pertahanan yang serupa.

Permohonan Zelensky untuk Bantuan Amerika

Presiden Ukraina menggunakan platformnya untuk mengajukan permohonan kepada Kongres Amerika Serikat agar segera menyetujui paket bantuan yang telah lama tertunda akibat perbedaan politik. Zelensky menggarisbawahi urgensi situasi dengan menyerukan bahwa tindakan Rusia dan Iran sama-sama membawa ancaman global yang memerlukan respons yang tegas dan terkoordinasi dari komunitas internasional.

Ukraina Berjuang Tanpa Perlindungan Udara yang Memadai

Zelensky menyampaikan bahwa langit di atas Ukraina saat ini terbuka untuk serangan karena bantuan yang dijanjikan oleh sekutu-sekutunya tidak kunjung tiba. Keadaan ini, menurutnya, telah memberi kesempatan bagi teroris untuk meningkatkan keberanian mereka selama berbulan-bulan.

AS dan Keterlibatan dalam Bantuan Pertahanan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS, Mike Johnson, menyatakan tekadnya untuk mengamankan bantuan untuk Israel menyusul serangan Iran. Namun, Johnson belum memberikan klarifikasi tentang apakah bantuan tersebut akan meliputi dukungan untuk Ukraina atau negara sekutu lainnya.

Penggunaan Drone Shahed oleh Rusia dalam Invasi Ukraina

Zelensky menyoroti fakta bahwa Iran telah menyediakan ribuan drone kamikaze Shahed kepada Rusia, yang telah digunakan untuk merongrong pertahanan udara Ukraina dan menyerang target-target penting di belakang garis depan sejak invasi yang dimulai pada Februari 2022.

Seruan Zelensky untuk Dukungan Barat

Selama berbulan-bulan, Zelensky telah mendesak sekutu-sekutu barat, terutama Amerika Serikat, untuk menyediakan sistem pertahanan udara dan persenjataan yang dibutuhkan oleh Ukraina. Namun, dengan situasi pemilu di Kyiv yang belum memungkinkan, bantuan tersebut mengalami penundaan.

Dalam seruan mendesaknya, Presiden Zelensky memaparkan kebutuhan kritis Ukraina akan dukungan pertahanan udara internasional, mengambil contoh dari Israel dalam menghadapi serangan Iran. Dengan Ukraina yang menghadapi ancaman serupa dari Rusia, Zelensky menekankan perlunya tanggapan global yang solid dan dukungan bantuan yang tidak terhambat oleh politik domestik.